Review Jurnal Penelitian “CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM)
DAN APLIKASINYA DALAM INDUSTRI MANUFAKTUR DAN JASA”
1. Tema
yang diangkat dalam penelitian ini yang berjudul “CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) DAN APLIKASINYA DALAM
INDUSTRI MANUFAKTUR DAN JASA” termasuk kuno, karena diketahui bahwa Penelitian CRM tergolong penelitian yang sudah
banyak dilakukan. Dan diketahui pula telah banyak industri yang memakai konsep CRM. Konsep CRM yang berarti strategi bisnis
yang terdiri dari software dan
layanan yang didesain untuk meningkatkan keuntungan (profit), pendapatan (revenue)
dan kepuasan pelanggan (customer
satisfaction) mempunyai sasarn yang sama dalam setiap industri.
2. Masalah
yang dikemukakan dalam penelitian ini ialah Bagaimana penerapan CRM dalam industri manufaktur dan jasa?
Dilatarbelakangi oleh memanfaatkan Customer
Relationship Management (CRM) untuk menjalin hubungan dengan pelanggan. CRM diharapkan dapat diterapkan pada perusahaan
manufakttur dan jasa. Perusahaan tersebut akan mengetahui apa yang diharapkan
dan diperlukan pelanggannya sehingga akan tercipta ikatan emosional yang mampu
menciptakan hubungan bisnis yang erat dan terbuka serta komunikasi dua arah di antara
mereka. Dengan demikian kesetiaan pelanggan dapat dipertahankan dan tidak mudah
berpindah ke lain produk dan merek. Dalam penelitian ini disebutkan bahwa
penerapan CRM dapat dilakukan dengan
cara dengan membantu berbagai bentuk perusahaan untuk mengidentifikasi
pelanggannya dengan tepat, memperoleh lebih banyak pelanggan dengan lebih
cepat, dan mempertahankan kesetiaan pelanggannya. Dalam penelitian ini
disebutkan bahwa CRM berusaha
menyediakan sebuah pendekatan terintegrasi terhadap semua aspek dalam
perusahaan dalam kaitannya dengan pelanggannya, yang meliputi marketing,
sales and support. Tujuan dari sistem ini adalah dengan penggunaan
teknologi diharapkan terjadi jalinan hubungan yang kuat antara perusahaan
dengan pelanggannya. Dengan kata lain, perusahaan berusaha mengelola kinerja
perusahaannya dengan lebih baik. Secara teknis masalah yang dihadapi dalam
kebanyakan perusahaan sehingga memunculkan konsep CRM yang ideal bagi perusahaan menurut peneliti yang diungkapkan
dalam penelitian ini. Contohnya banyak paket software diciptakan untuk memudahkan
customer relationship, tetapi kebanyakan tergantung dari perolehan, updating dan utilisasi profil individu
pelanggan. Profil-profil pelanggan ini biasanya disimpan dalam data warehouse, dan data mining digunakan untuk mengekstrasi
informasi yang berhubungan dengan perusahaan dari pelanggan yang bersangkutan.
Selanjutnya profil pelanggan ini
terhubung secara on line sehingga mereka yang bekerja dalam perusahaan itu
dapat menghubungi pelanggan yang bersangkutan. Selain itu Web-based front-ends telah diciptakan sehingga pelanggan dapat
menghubungi perusahaan secara online untuk memperoleh informasi mengenai produk
atau jasa yang ditawarkan oleh perusahaan itu, memesan order, mengecek status
order yang ada, memperoleh jawaban atas pertanyaan yang diajukan atau untuk
memperoleh layanan. Paket software CRM
membantu perusahaan untuk memasarkan, menjual, dan melayani pelanggan melalui
multi media, termasuk Web, call centers, field representatives,
business partners, retail and dealer networks. Hal semacam inilah yang
mendasari peneliti mengajukan konsep yang berbeda dalam penerapan CRM dalam industri manufaktur. Oleh
karena itu dalam memecahkan masalah ini peneliti menggunakan berbagai
perusahaan internasional yang telah menggunakan model CRM dengan baik dalam menjalankan bisnis. Peneliti mencontohkan
perusahaan tersebut adalah Cannon, Perreault & McCarthy, Eli Lilly &
Company, dan Hong Kong’s Mevas Bank. Dalam penerapan CRM, sayangnya peneliti memberikan paparan mengenai bagaimana
perusahaan menerapkan CRM kurang
terfokus., sehingga membuat pemecahan masalah dalam CRM industri menjadi kurang jelas. Berangkat dari akar pokok
permasalahan dan pemecahan masalah yang diajukan oleh peneliti dapat disimpulkan
bahwa masalah yang ingin dipecahkan oleh peneliti termasuk dalam kategori
fungsional. Karena tebukti banyak tantangan dalam penerapan CRM dan setiap perusahaan mempunyai
kondisi yang berbeda- beda dalamn penerapan CRM.
3. Kerangka
teoritis merupakan fondasi di mana seluruh proyek penelitian didasarkan.
Kerangka teoritis adalah jaringan asosiasi yang disusun, dijelaskan, dan
dielaborasi secara logis antarvariabel yang dianggap relevan pada situasi
masalah dan diidentifikasi melalui proses seperti wawancara, pengamatan,
dansurvei literature. Ada hal mendasar yang harus diperhatikan dalam menyusun
kerangka teori sehingga dapat dikatakan landasan teori dalam peneliatian ini
relevant. Hal mendasar tersebut adalah sebagai berikut :
a. variabel
yang dianggap relevan untuk studi harus diidentifikasi dan dinamai dengan jelas
dalam pembahasan.
b. Pembahasan
harus menyebutkan mengapa dua atau lebih variabel berkaitan satu sama lain. Hal
ini sebaiknya dilakukan untuk hubungan penting yang diteorikan berlaku diantara
variabel.
c. Bila
sifat dan arah hubungan dapat diteorikan berdasarkan temuan penelitian
sebelumnya, maka harus ada indikasi dalam pembahasan mengenai apakah hubungan
akan positif atau negatif.
d. Harus
ada penjelasan yang gamblang mengenai mengapa memperkirakan hubungan tersebut
berlaku. Argumen bisa ditarik dari penelitian sebelumnya.
e. Suatu
diagram skematis kerangka teoritis harus diberikan agar pembaca dapat melihat
dan dengan mudah memahami hubungan yang diteorikan.
Kesimpulan
bahwa dalam penelitian ini semua kriteria yang diajukan di atas dapat dipenuhi
oleh peneliti sehingga dapat dikatakan bahwa kerangka teori yang disebutkan
oleh peneliti relevan.
4. Hipotesis
dapat didefinisikan sebagai hubungan yang diperkirakan secara logis di antara
dua atau lebih variabel yang diungkapkan dalam bentuk pernyataan yang dapat
diuji. Hubungan tersebut diperkirakan berdasarkan jaringan asosiasi yang
ditetapkan dalam kerangka teoritis yang dirumuskan untuk studi penelitian.
Dengan menguji hipotesis dan menegaskan perkiraan hubungan, diperkirakan bahwa
solusi dapat ditemukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi. Hipotseis yang
diajukan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
“Customer Relationship
Management yang berupa pengelolaan hubungan bisnis dan komunikasi akan
meningkatkan kesetiaan pelanggan”
Seperti disebutkan
sebelumnya, hipotesis adalah pernyataan yang dapat diuji mengenai hubungan
antar variabel. Hipotesis juga menguji apakah terdapat perbedaan antara dua
kelompok (atau antar beberapa kelompok) yang terkait dengan variabel. Dalam
menyatakan hubungan variabel maka hipotesis yang diajukan oleh peneliti
dikategorikan sebagai pernyataan hipotesis direksional.
Karena arah hubungan antar variabel ditunjukkan dalam skema
positif/negatif. Berdasarkan alur kerangka teori dan masalah- masalah yang
ingin dipecahkan Hipotesis yang diajukan oleh peneliti dalam penelitian ini
sudah tepat.
5. Ada
berbagai macam tipe penelitian contohnya metode hipotesis –deduktif, studi
kasus, dan penelitian tindakan. Dalam penelitian ini peneliti telah meletakkan
dasar teori dalam penelitian. Dan juga telah menyususn hipotesis awal. Untuk
menguji kebenaran hipotesis peneliti menggunakan data sekunder yang berupa
literature mengenai penerapan CRM di
dalam perusahaan yang kemudian dianalisis oleh peneliti. Berdasarkan analisis
peneliti, peneliti menyimpulkan terdapat hubungan korelasi positif penerapan CRM terhadap kesetiaan/ loyalitas
pelanggan. Berdasar analis tersebut disimpulkan peneliti menggunakan tipe
penelitian metode hipotesis- deduktif. Pengujian hipotesis yang dilakukan dalam
peneliatian menggunakan pengujian analisis prediktif. Jenis Investigasi yang
dilakukan peneliti menggunakan jenis investigasi korelasional yaitu menghubungkan
antara penerapan CRM dengan loyalitas pelanggan. Unit analisis yang diteliti
oleh peneliti ialah organisasi. Berdasarkan kasus yang diangkat dan pemecahan-
pemecahan yang dilakukan metode penelitian yang dilakukan peneliti kurang
sempurna. Contohnya dalam menggunakan data sekunder. Data sekunder yang
dipaparkan oleh peneliti cenderung satu arah yaitu dengan menggunakan literatur
yang belum terbukti kebenarannya. Akan lebih menarik jika peneliti menggunakan
data penelitian sebelumnya sehingga kesimpulan yang didapat lebih meyakinkan
bukan interpretasi peneliti sendiri.
6. Hasil
penelitian menyimpulkan CRM merupakan hal penting yang perlu diperhatikan oleh
perusahaan yang siap bersaing menuju era globalisasi. Perusahaan harus mampu mengakomodasi
keinginan stakeholder dan shareholder nya jika ingin berkembang.
Kesuksesan dan kegagalan perusahaan tergantung pada kemampuannya untuk menjalin
hubungan yang harmonis dengan pelanggannya. Aplikasi CRM dapat digunakan oleh
perusahaan manufaktur dan jasa. Untuk mewujudkan dan menjalin hubungan yang
selaras ini perusahaan dapat memanfaatkan
IT-Based program dan
software-software terkait yang mampu membantu perusahaan dalam mewujudkan
efisiensi dan efektivitas kinerja perusahaan. Yang perlu dipertimbangkan bagi
perusahaan adalah memilih aplikasi
software yang tepat dan sesuai dengan yang diperlukan. Kunci
keberhasilan CRM adalah memahami keseluruhan jalinan/hubungan kerja sama yang terjadi di dalam organisasi/perusahaan,
baik yang bersifat intern maupun ekstern dengan memanfaatkan IT-Based program dan software. Program dan
software ini harus mampu memberikan kemudahan dan keuntungan pada kedua belah
pihak. Bagi pelanggan, program dan
software ini sebaiknya mudah digunakan, sangat efektif dan efisien serta dapat dipakai untuk melacak hal-hal
yang berkaitan dengan customer relationship. Di lain pihak, pada saat yang
sama, perusahaan juga memperoleh manfaat untuk meningkatkan efisiensi dan
produktivitas perusahaan serta memberikan layanan dan pengalaman yang konsisten
bagi pelanggannya melalui berbagai sarana dan media yang bisa dipilih oleh para
penggunanya. Dengan demikian akan tercipta
value chain yang harmonis
dalam jangka panjang. Hasil penelitian ini dapat dijadikan referensi dasn tips
dalam menerapkan CRM. Namun penelitian ini kurang bermanfaat karena dalam
konsep CRM sendiri telah disebutkan manfaat CRM secara lebih jelas. Kekurangan
dalam penelitian ini adalah Penelitian yang dilakukan seperti mengulas kembali
literatur yang sudah ada dan penelitian sebelumnya, tidak adanya hal- hal baru
yang seharusnya ditemukan dalam penelitian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar